
Berhentilah memperlakukan alat-alat untuk proses pelapisan bubuk seperti sampah.
Saat ini ada tren di industri pelapisan bubuk untuk mengurangi limbah sebanyak mungkin. Namun masalahnya adalah, kebanyakan bengkel memperlakukan alat-alat tersebut seolah-olah itu hanyalah barang yang bisa dibuang begitu saja. Mereka menggunakan alat-alat tersebut sampai rusak, lalu membuangnya dan membeli yang baru.
Kami melakukannya secara berbeda. Jika Anda benar-benar ingin mengurangi limbah, Anda harus berhenti membeli alat-alat yang dirancang untuk cepat rusak setelah beberapa bulan pemakaian.
Mengapa alat-alat tersebut rusak?
Biasanya hal ini disebabkan oleh panas yang berlebihan. Kebanyakan alat memiliki spesifikasi yang tidak cukup kuat untuk menahan beban panas tersebut. Ketika bahan yang digunakan berkualitas rendah, permukaan alat akan mulai aus dan teroksidasi setiap kali suhu berubah. Ini merupakan proses kerusakan yang berlangsung perlahan.
Kami menggunakan bahan dengan ketebalan yang lebih baik serta paduan logam yang lebih unggul. Dengan demikian, alat tersebut tidak akan rusak, sehingga tidak perlu diganti berkali-kali. Artinya, Anda tidak perlu menghabiskan waktu untuk memperbaiki alat yang rusak, dan juga tidak perlu mengeluarkan uang lebih banyak untuk membeli alat baru.
Kompromi yang harus diterima (karena selalu ada kompromi)
Jika Anda ingin alat tersebut bertahan selama 10.000 jam, bukan hanya 2.000 jam, maka Anda tidak bisa menggunakan desain alat yang sama. Kami menggunakan dinding yang lebih tebal serta paduan logam yang mampu menahan panas yang tinggi.
Namun, alat-alat tersebut akan lebih berat. Anda perlu memastikan bahwa konveyor yang digunakan mampu menahan beban tambahan tersebut. Jika motor yang digunakan sudah kesulitan untuk menggerakkan alat tersebut, maka alat tersebut mungkin terlalu berat untuk sistem yang Anda gunakan. Namun bagi kebanyakan orang, peningkatan berat sedikit saja merupakan harga yang pantas untuk menghindari gangguan produksi.
Bagaimana dampaknya di lapangan?
Ketika Anda berhenti menggunakan komponen-komponen yang memiliki dinding tipis yang mudah rusak setelah beberapa ratus siklus pemakaian, suasana di bengkel akan berubah. Anda tidak perlu lagi berjuang melawan masalah “kerusakan yang disengaja”. Selain itu, proses pengeringan pun akan lebih konsisten. Ketika panas tersebar merata, Anda tidak akan lagi mendapatkan produk yang rusak.
Ini merupakan prinsip sederhana: bahan yang lebih baik berarti perlunya penggantian alat yang lebih jarang. Anda akan mendapatkan aliran produksi yang stabil, hasil pengeringan yang berkualitas, dan jumlah limbah yang jauh lebih sedikit. Dengan cara inilah Anda dapat mencapai tujuan pengurangan limbah tanpa menghambat proses produksi.